kjokom

Sebuah coretan …….

Transfer Knowledge dalam IS Strategy

January3

Transfer of Knowledge (TOK) atau pembelajaran merupakan faktor yang mutlak harus dilakukan dalam sebuah proyek implementasi sistem informasi. Ibarat berganti kendaraan, yang tadinya organisasi naik kereta kuda dan berganti menggunakan mobil, maka organisasi membutuhkan orang-orang yang bisa menjalankan ”mobil”nya. Kemampuan menjalankan sistem informasi yang baru diimplementasi tidak serta merta didapatkan begitu saja, melainkan membutuhkan sebuah proses TOK yang bisa saja menghabiskan dan membutuhkan resources dan effort yang besar. Agar berhasil, proses TOK membutuhkan sebuah strategi pelaksanaan. Strategi tersebut dibutuhkan karena beberapa alasan berikut:

  • Proyek implementasi dilakukan dalam jangka waktu tertentu, dan ketika implementasi sistem informasi berjalan, maka perusahaan membutuhkan SDM yang sudah siap. Ini berarti waktu untuk proses TOK terbatas.
  • Proses TOK membutuhkan dana yang harus dialokasikan oleh organisasi. Dana tersebut seringkali terbatas sehingga dibutuhkan sebuah strategi pelaksanaan agar dengan dana yang terbatas tersebut diperoleh hasil yang maksimum.
  • Implementasi sistem informasi membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi tertentu. Dibutuhkan sebuah strategi pelaksanaan TOK yang dapat menjamin kebutuhan kompentesi tersebut dipenuhi.
  • Kesiapan pegawai dengan implementasi yang dilakukan merupakan faktor yang sangat krusial bagi keberhasilan proyek. Ibarat membeli kenderaan tadi, apa gunanya mobil baru yang bagus tetapi tidak ada orang yang bisa mengendarainya. Karena itu, strategi pelaksanaan TOK diperlukan untuk menjamin kesiapan sumber daya manusia.